NAMA            : MBATUTU
NIM                : 15010103018
JURUSAN      : FTIK/MPI(A)/V(lima)
MAKUL         : MANAJEMEN STRATEJIK

ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGI
INTERNAL DAN EKSTERNAL
(Perusahaan Roti)

INTERNAL
Ø  Kekuatan
a)      Memiliki 8 pabrik produksi yang terbesar
b)      Memiliki tiga kelompok produk utama yang memiliki berbagai varian rasa
c)      Berhasil meraih berbagai penghargaan termasuk Top Brand for Kids selama 4 tahun berturut-turut
d)     Memiliki supply chain yang luas sehingga produk dapat sampai ke tangan konsumen dengan cepat dan efisien
e)      System pendistribusian yang cepat
f)       Membangun jaringan dengan system keagenan
g)      Harga produk yang terjangkau
h)      Memperoleh sertifikat halal dari majelis ulama Indonesia.
Ø  Kelemahan
a)      Resiko terkontaminasinya bahan pendistribusian
b)      Produk memiliki masa kadaluarsa
c)      Belum menjangkau seluruh pulau di Indonesia, saat ini produk roti masih menjangkau pulau Sulawesi
d)     Roti tidak hangat jika dibandingkan dengan produk roti rumahan
e)      Intensitas yang tinggi dalam pendistribusian, sehingga meningkatkan biaya dalam distribusi
f)       Masih menggunakan bahan baku impor.
EKSTERNAL
Ø  Peluang
a)      Peluang bisnis dalam pasar industry makanan di Indonesia yang tinggi
b)      Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kotabesar yang mulai berubah mengkonsumsi roti sebagai pengganti nasi
c)      Belum terlalu banyak komputitor untuk industry roti berskala besar yang memiliki pasilitas  produksi berkualitas tinggi pada proses produksinya
d)     Lokasi pemasaran berada dalam jangkauan wilayah pabrik
Ø  Ancaman
a)      Industry roti adalah industry dengan terdapat banyak competitor keluar masuk dengan mudah
b)      Banyak competitor dari industry rumahan atau competitor yang memiliki gerai menyediakan produk yang masih hangat
c)      Selera dan cita rasa masyarakat Indonesia tergantung pada budaya setempat.
d)     Isu penggunaan bahan-bahan pengawet dan kualitas bahan baku
e)      Fluktuasi mata uang yang sering berubah karena perseroan menggunakan bahan baku impor.























KESIMPULAN ANALISIS FACTOR INTERNAL

Faktor strategi Internal
Bobot
Rating
Skor
Kesimpulan
Ø  Kekuatan (strenght)
1)      Produk yang berbagai varian rasa
2)       berhasil meraih penghargaan
3)      System pendistribusian yang cepat
4)      Membangun jaringan dengan system keagenan
5)      Harga produk ysng terjangkau
6)      Memperoleh sertifikat yang halal dari MUI
7)      Memiliki 8 pabrik yang terbesar

Sub total

0,08

0,02
0,10

0,06

0,08
0,01

0,07


0,42

2

3
3

4

1
3

3


0,16

0,06
0,3

0,24

0,08
0,03

0,21


1,08

Penting
Penting
Penting
Penting
penting
penting
penting


Ø  Kelemahan (weaknes)
1)      Resiko terkontaminasi produk saat pendistribusian
2)      Produk memiliki masa kadaluarsa yang singkat
3)      Belum menjangkau seluruh pulau di Indonesia
4)      Roti disajikan tidak dengan hangat
5)      Menggunakan bahan baku impor


Sub total

0,07
0,01

0,04
0,02

0,02

0,16

2

2


3
2


4

0,14

0,02


0,12
0,04


0,08



0,40

Penting
Penting

Penting
Penting

penting
Selisih Nilai Skor (STRENGTH – WEAKNESS)                0.68










KESIMPULAN ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL


Faktor strategi Internal
Bobot
Rating
Skor
Kesimpulan

Ø  Peluang (opportunity)
1)      Peluang bisnis dalam pasar makanan di Indonesia yang tinggi
2)      Perubahan pola konsumsi masyarakat modern di kota besar
3)      Belum terlalu banyak competitor besar
4)      Lokasi pemasaran berada dalam jangkauan wilayah pabrik

Sub total

0,09


0,15


0,12

0,15



0,51

4


1


2

2


0,36


0,15


0,24

0,30



1,05

Penting

Tidak penting

Penting
penting

Ø  Ancaman (threath)
1)      Industry roti berada dalam pasar persaingan sempurna dimana competitor mudah untuk keluar masuk
2)      Banyak competitor industry rumahan yang menyediakan produk hangat
3)      Selera masyarakat Indonesia yang beragam



Sub total

0,09



0,12


0,13



0,34

3



4


4

0,27



0,48


0,52




1,27

Tidak penting


Tidak penting

Penting
Selisih Nilai Skor (Opportunity – Threath)                           0,22







Analisis yang didapat pada Tabel Matrik di Atas menunjukkan nilai total skor dari masing-masing faktor dapat dirinci sebagai berikut :
Strength               : 1,08
Weakness             : 0,40
Opportunity         : 1,05
Threats                 : 1,27
Maka diketahui nilai Strength di atas nilai Weakness, dengan selisih (+) 0,68 dan nilai Opportunity di atas nilai Threats dengan selisih (+) 0,22. Dari hasil identifikasi faktor-faktor tersebut maka dapat digambarkan dalam Diagram Cartesius SWOT yang dapat dilihat pada
Gambar 1 (di bawah ini)

 













Jadi dari hasil analisis di atas  maka didapatkan bahwa posisi strategi berada pada Kuadran I (positif, positif). Posisi ini menandakan sebuah “usaha” atau organisasi yang kuat dan berpeluang.Rekomendasi strategi yang diberikan adalah “Progresif”, artinya usaha atau organisasi dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat mungkin untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal.

Komentar